Pendekatan Saintifik dalam Kurikulum 2013



Hai Teachers… Artikel kali ini masih terkait dengan pembelajaran bahasa Inggris di dalam kurikulum 2013. Implementasi pembelajaran bahasa Inggris di dalam kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik (Scientific Approach). Apa sajakah bagian-bagian pendekatan saintifik ini? Check this out!


Pendekatan saintifik ini terdiri atas beberapa tahapan yaitu tahapan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi dengan bereksplorasi/bereksperimen, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan. Adapun penjelasan masing-masing tahapan adalah sebagi berikut:

Mengamati
Kegiatan yang dilakukan pada tahapan ini yaitu kegiatan yang memaksimalkan pancaindera dengan cara melihat, mendengar, dan membaca, atau menonton. Yang diamati adalah materi berbentuk fungsi social, struktur teks, dan unsure kebahasaan dari teks yang didengar dan dibaca baik teks interpersonal/transaksional, teks fungsional khusus, dan teks fungsional, dalam bentuk bacaan, video, atau rekaman suara. Untuk itu saat melakukan kegiatan pengamatan ini guru harus menyiapkan panduan pengamatan berupa format tugas.

Menanya
Pada tahapan kegiatan menanya merupakan proses mengkonstruksi pengetahuan berupa konsep yaitu tentang fungsi social dari teks dan prosedur tentang struktur teks melalui diskusi kelompok atau diskusi kelas. Pada proses menanya harus dikembangkan rasa ingin tahu dan kemampuan berfikir kritis sehingga perlu mengembangkan pertanyaan-pertanyaan pada level berfikir tingkat tinggi. selain itu proses menanya juga menuntut partisipasi aktif peserta didik.

Mengumpulkan Informasi dengan bereksplorasi/bereksperimen
Kegiatan mencoba atau mengeksplorasi adalah kegiatan untuk menginternalisasi pengetahuan dan ketrampilan yang baru saja diperoleh/dipelajari. Pada proses ini peserta didik berlatih mengungkapkan hal-hal baru yang dipelajari.

Mengasosiasi
Kegiatan mengasosiasi atau menalar merupakan proses mengembangkan kemauan mengelompokkan dan membandingkan beragam ide dan peristiwa untuk kemudian memasukkannya menjadi penggalan memori. Pengalaman-pengalaman yang sudah tersimpan di memori otak berelasi dan berinteraksi dengan pengalaman sebelumnya yang sudah tersedia. Khusus untuk pelajaran bahasa Inggris pada tahapan ini peserta didik dibimbing untuk mengelompokkan dan membandingkan teks berdasarkan fungsi social, struktur teks, dan unsur kebahasaan.

Mengkomunikasikan
Kegiatan mengkomunikasikan ditujukan untuk mengembangkan kemampuan menyajikan atau mempresentasikan semua pengetahuan dan keterampilan yang sudah dikuasai dan yang belum baik secara lisan maupun secara tertulis. Pada kegiatan ini tidak hanya pengetahuan dan keterampilan mengkomunikasikan saja tetapi juga permasalahan dan kesuksesan yang dialami selama proses pembelajaran. Dengan demikian menggambarkan secara utuh kemampuan peserta didik dalam penguasaan sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Sehingga proses mengomunikasikan ini selalu diserta dengan penulisan jurnal belajar.

Related Posts:

0 Response to "Pendekatan Saintifik dalam Kurikulum 2013"

Post a Comment