Fungsi dan Peranan Evaluasi dalam Pendidikan

Hai teachers… Sebelumnya penulis sempat membahas mengenai fungsi dan peranan asesmen. Pada kesempatan kali ini, penulis ingin berbagi informasi mengenai fungsi dan peranan evaluasi pada pendidikan. Penasaran dengan fungsi dan peranan Evaluasi pada pendidikan? Check this out…!!!


Dalam pendidikan, evaluasi bukanlah sebuah hal baru lagi. Pelaku pendidikan pastinya akan selalu bersinggungan dengan yang namanya evaluasi. Evaluasi sebagai suatu tindakan atau proses setidak-tidaknya memiliki tiga macam fungsi pokok, yaitu mengukur kemajuan, menunjang penyusunan rencana dan memperbaiki atau menyempurnakan kembali.

Secara khusus, fungsi evaluasi dalam dunia pendidikan dapat dilihat dari tiga aspek antara lain: aspek psikologis, didaktik, dan administratif (Sudijono, 1996). 

Aspek Psikologis
Dari aspek psikologis, kegiatan evaluasi dalam bidang pendidikan disekolah dapat disoroti dari dua sisi, yaitu dari sisi peserta dan dari sisi pendidik. Bagi peserta didik, evaluasi pendidikan secara psikologis akan memberikan pedoman atau pegangan bathin kepada mereka untuk mengenal kapasitas atau status dirinya masing-masing ditengah-tengah kelompok atau kelasnya.  Bagi pendidik, evaluasi pendidikan akan memberikan kepastian atau ketetapan hati kepada diri pendidik tersebut, sudah sejauh manakah kiranya usaha yang telah dilakukan selama ini telah membawa hasil, sehingga ia secara psikologis memiliki pedoman atau pegangan batin yang pasti guna menentukan langkah-langkah apa saja yang perlu dilakukan selanjutnya.

Aspek didaktik
Bagi peserta didik, secara didaktik evaluasi pendidikan (khususnya evaluasi hasil belajar) akan dapat memberikan dorongan (motivasi) kepada mereka untuk dapat memperbaiki, meningkatkan dan mempertahankan prestasinya.
Bagi pendidik, secara didaktik evaluasi pendidikan itu setidak-tidaknya memiliki lima macam fungsi:

  1. Memberikan landasan untuk menilai hasil usaha (prestasi) yang telah dicapai oleh peserta didiknya.
  2. Memberikan informasi yang sangat berguna, guna mengetahui posisi masing-masing peserta didik ditengah-tengah kelompok.
  3. Memberikan bahan yang penting untuk memilih dan kemudian menetapkan status peserta didik.
  4. Memberikan pedoman untuk mencari dan menemukan jalan keluar bagi peserta didik yang memang memerlukannya.
  5. Memberikan petunjuk tentang sudah sejauh manakah program pengajaran yang telah ditentukan telah dapat dicapai.

Aspek Administratif
Secara administratif, evaluasi pendidikan memiliki tiga fungsi, yaitu memberikan laporan, memberikan bahan-bahan keterangan data (lulus atau tidak), memberikan gambaran (misalnya dalam penjurusan, seorang siswa tepatnya dijuruskan ke IPA atau IPS ) dan sebagainya

Berdasarkan fungsi dan peranan evaluasi dalam pendidikan maka prinsip evaluasi dalam pendidikannya antara lain: 1) dinyatakan secara jelas apa yang akan menjadi prioritas dalam evaluasi terutama yang berhubungan dengan prosesnya; 2) teknik yang digunakan harus terpilih dalam arti relevan dengan karakteristik yang akan diukur; 3) tidak ada satu alat evaluasi yang dapat dilakukan secara komprehensif dengan menggunakan satu instrumen; 4) Setiap melaksanakan evaluasi, evaluator harus menyadari keterbatasan dari instrumen yang digunakan; evaluasi adalah alat untuk mencapai tujuan, bukan tujuan itu sendiri (Menurut Gronlund & Linn, 1990).

Baca juga

Related Posts:

0 Response to "Fungsi dan Peranan Evaluasi dalam Pendidikan"

Post a Comment