Self-Assessment untuk Pelajaran Writing


Hai teachers… Setelah penulis menjelaskan dan memberikan contoh butir pernyataan/pertanyaan self-assessment untuk pelajaran listening, speaking, dan reading, kini penulis akan membahas dan memberikan contoh pernyataan yang bisa dikembangkan menjadi instrument self-assessment dalam pelajaran writing. Apakah teachers sekalian tertarik? Chcek this out…!!!



Pada kesempatan sebelumnya, penulis sempat menjelaskan mengenai pentingnya self-assessment untuk mengetahui informasi siswa terkait dengan pembelajaran yang mereka sedang laksanakan. Asesmen ini juga sebenarnya bisa digunakan dalam penilaian. Sebagai contoh, asesmen diri yang diisi oleh siswa dengan 2 rentang pilihan yaitu jawaban “Ya” dan “Tidak”. Kemudian guru juga mengisi asesmen yang terkait dengan masing-masing siswa dengan butir pertanyaan/pernyataan yang sama. Apabila respon siswa A menjawab “Ya” terkait dengan satu pernyataan positif dan guru juga memberikan jawaban “Ya” kepada siswa terkait dengan butir pernyataan positif yang sama, maka siswa tersebut akan mendapat nilai 1. Apabila berbeda, maka siswa akan mendapat nilai 0. Namun perlu diingat bahwa pemberian nilai ini hanya bisa digunakan sebagai penunjang saja dikarenakan pemberian nilai siswa bobotnya masih lebih besar pada penggunaan rubrik penilaian.

Terkait dengan butir pernyataan yang bisa dikembangkan menjadi intrumen self-assessment dalam pelajaran writing yang akan penulis berikan, penulis menyusun pernyataan tersebut berdasarkan aspek-aspek dalam menulis. Adapun aspek-aspek tersebut adalah sebagai berikut: 

Aspek


Main Idea
Terkait dengan ide pokok tulisan

Content
Terkait dengan isi tulisan yang disusun

Organization
Terkait dengan penyusunan tulisan

Language Use
Terkait dengan penggunaan bahasa dalam tulisan

Mechanics
Terkait dengan penulisan tanda baca, huruf capital, dsb.



Adapun butir pernyataan yang penulis berikan di bawah ini terkait dengan penulisan announcement. Pernyataan ini dapat dimodifikasi untuk topic atau genre menulis yang lainnya. Namun perhatikan juga mengenai butir pernyataannya apakah sesuai dengan topic dan genre yang teachers ajarkan. Atau dalam memodifikasi, teachers sekalian dapat membaca terlebih dahulu language features dan generic structure terkait dengan topic lainnya dan baru memodifikasi butir pernyataan yang ada di bawah ini (Khususnya yang berwarna merah). Berikut ini adalah butir pernyataan untuk pelajaran menulis dengan topic announcement

1.      Checklist untuk Main Idea, Content dan Organization
No
Pernyataan


1
Topik pada tulisan saya cukup spesifik

2
Tulisan  saya buat  memiliki ide pokok yang jelas

3
Ide  yang saya tuangkan ke dalam tulisan saya adalah sesuatu yang baru yang tidak ditulis oleh teman saya dan tidak  ada di buku

4
Setiap ide pokok dikembangkan dengan kalimat pendukung yang sesuai

5
Setiap ide pokok memiliki kalimat pendukung yang seimbang

6
Saya mengembangkan ide-ide saya dengan lancar (coherence)

7
Ada keserasian antara ide-ide yang saya tuangkan dalam teks saya sehingga mereka menjadi suatu kesatuan (unity)

8
Saya menulis kata “Announcement” pada awal teks saya sebagai Heading

9
Terdapat orang yang dituju (addressee) di badan teks (Body)

10
Terdapat informasi yang akan disampaikan pada tulisan yang saya buat

11
Saya menulis nama/pihak yang membuat Announcement pada penutup dari Announcement yang saya buat



2.      Checklist untuk Language Use
No
Pernyataan


1
Saya menggunakan pilihan kata yang tepat untuk tulisan saya

2
Kata-kata yang saya gunakan cukup bervariasi

3
Saya mengggunakan kata yang sesuai dengan audience

4
Saya menggunakan sinonim atau antonim pada tulisan saya

5
Kalimat-kalimat yang saya gunakan bervariasi

6
Ada variasi panjang-pendeknya kalimat pada tulisan saya

7
Penggunaan kalimat-kalimat perintah dan permintaan

8
Saya menggunakan Subject-Verb agreement yang benar pada Simple Present Tense

9
Saya menggunakan bentuk “will” dan “be going to” pada kalimat yang menyatakan kejadian dan rencana di masa depan.



3.      Checklist untuk Mechanics
No
Pernyataan


1
Saya menulis setiap kata dalam teks yang saya buat dengan ejaan yang benar

2
Saya menggunakan huruf kapital pada huruf pertama awal kalimat. 

3
Saya juga menggunakan huruf kapital pada penulisan nama,tempat,bulan, hari dan hari raya.

4
Saya menggunakan tanda baca yang benar pada tulisan saya seperti tanda titik (.)  pada akhir kalimat, singkatan, dan sebagai pemisah pada penulisan jam dan menit

5
Saya menggunakann tanda koma (,) sebagai pemisah anak kalimat dengan induk kalimat.

6
Saya menggunakan tanda titik dua (:) sebagai tanda pemerian. 

7
Kalimat pertama pada awal paragraph menjolok ke dalam

8
Saya memberikan jarak yang cukup sebagai pemisah antar kata

9
Saya menulis identitas saya seperti nama, kelas dan nomer absen di sudut kanan atas

10
Saya membaca ulang tulisan saya sebelum dikumpul



Baca juga

Related Posts:

3 Responses to "Self-Assessment untuk Pelajaran Writing"

  1. Boleh tau Sumbernya Dari mana, gan??
    Kebetulan saya lagi nyari procedure Dan checklist self-assessment

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau ide untuk menilai dari pihak guru dan dari pihak siswa itu tidak ada sumber. Itu ide sendiri. Kalau yang dimaksud descriptor dari instrumentnya, itu baca2 teori ttg writing atau skill yang akan dibuatkan instrument checklistnya. Tiap skill punya domainnya sendiri. Dari domain umum itu, bisa dikembangkan jadi deskriptor khusus dengan menyesuaikan dengan genre yang akan dibuatkan instrumennya. Contohnya ya seperti di atas. Dari domain umum, dikembangkan jadi deskriptor khusus. Sy lupa ngambil teorinya siapa untuk domain di atas.

      Delete
    2. Kalau ide untuk menilai dari pihak guru dan dari pihak siswa itu tidak ada sumber. Itu ide sendiri. Kalau yang dimaksud descriptor dari instrumentnya, itu baca2 teori ttg writing atau skill yang akan dibuatkan instrument checklistnya. Tiap skill punya domainnya sendiri. Dari domain umum itu, bisa dikembangkan jadi deskriptor khusus dengan menyesuaikan dengan genre yang akan dibuatkan instrumennya. Contohnya ya seperti di atas. Dari domain umum, dikembangkan jadi deskriptor khusus. Sy lupa ngambil teorinya siapa untuk domain di atas.

      Delete